WARRIOR tidak berjuang sendiri. Hal apa saja yang dapat dilakukan dan perlu dipersiapkan oleh seorang WARRIOR?
Ketika berhadapan dengan kanker, hal yang sering muncul dan mengganggu adalah nyeri berkepanjangan atau disebut juga dengan nyeri kronik. Rasa nyeri ini bisa menjadi pertanda awal munculnya efek samping akan pengobatan Anda. Hanya Anda yang tahu seberapa besar nyeri yang ditimbulkan dan pada bagian mana saja yang menimbulkan rasa nyeri tersebut. Segera konsultasikan ke dokter dan tim kesehatan Anda untuk menangani nyeri tersebut.
Penampilan Anda mungkin akan berubah seiring waktu Anda melakukan terapi kanker. Padahal penampilan akan memberikan dampak pada perasaan Anda. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan penampilan Anda untuk memberikan perasaan yang positif dan baik pada diri Anda. Penampilan yang baik akan meningkatkan kepercayaan diri Anda pula. Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperhatikan penampilan Anda:
Liburan dapat meredam berbagai perasaan tidak menyenangkan akibat kondisi Anda, tapi disisi lain akan berbeda bagi seorang warrior. Kanker dapat memberikan atau tidak memberikan pengaruh terhadap liburan Anda. Bisa saja kanker membuat Anda merasakan beberapa efek samping akibat dari terapi yang Anda terima berupa perubahaan keadaan fisik, seperti: • Lelah berlebihan • Risiko yang tinggi untuk mengalami infeksi • Lebih sensitif terhadap sinar matahari langsung dikarenakan radiasi sinar UV (ultraviolet). • Efek samping jangka panjang dari terapi yang dijalani • Efek dari bedah yang dilakukan • Penggumpalan darah • Diare
Menghilangkan kepenatan dengan berlibur merupakan pilihan yang tepat. Bagi Anda yang merupakan seorang warrior tentu dapat melakukan liburan pula, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal tersebut seperti konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tim kesehatan Anda sebelum berencana untuk berpergian terkait kondisi tubuh Anda. Tanyakan apakah kondisi tubuh Anda cukup aman untuk berpergian dan berlibur. Bicarakan kepada mereka rencana yang sudah Anda miliki dan minta saran atau nasehat untuk berlibur.
Bagi Anda yang sedang menjalani terapi baik itu kemoterapi atau radioterapi, dan Anda memiliki hewan peliharaan, maka Anda perlu mempertimbangkan kembali keamanan berada di dekat hewan peliharaan Anda. Beberapa jenis hewan peliharaan mungkin dapat meningkatkan risiko infeksi pada diri Anda.
Uji klinik terbagi dalam beberapa fase yang saling berhubungan. Tiap fase atau tahapan yang dilalui bertujuan untuk menjawab pertanyaan yang berbeda. Dengan Anda mengetahui fase dalam uji klinik akan menjadi pengetahuan bagi Anda yang ingin turut berpartisipasi dalam uji klinik sehingga Anda tahu sudah sejauh apa obat atau terapi yang sedang di teliti.
Uji klinik dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk mendapatkan terapi. Sebelum Anda memutuskan untuk mengikuti uji klinik, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Tanyakan pada diri Anda kembali apakah Anda benar-benar ingin melakukannya atau tidak. Beberapa pertanyaan dasar seperti ini akan membantu Anda dalam membuat keputusan: • Mengapa saya ingin berpartisipasi dalam uji klinik ini? • Apa tujuan dan ekspektasi saya dengan uji klinik ini? • Seberapa yakin dokter saya akan hasil uji klinik tersebut? • Sudahkah saya mempertimbangkan keuntungan dan risikonya? • Sudahkah saya mempertimbangkan transportasi, waktu dan uang yang akan terbuang? Bagaimana dengan pilihan yang lain?
Salah satu hal penting yang dapat membuat Anda nyaman melakukan terapi adalah dokter Anda. Dokter yang dapat memberikan kenyamanan pada diri Anda tentu akan membuat Anda menerima pelayanan yang diberikan dengan baik. Ketika Anda merasa nyaman bersama dokter Anda, maka Anda dapat berdiskusi dengan baik bersamanya. Hal ini akan membuat Anda jujur dan terbuka dengannya terkait kondisi dan kebiasaan yang Anda lakukan hingga kemajuan terapi yang dilakukan. Peran aktif dibutuhkan dari diri Anda agar tujuan terapi tercapai. Hubungan Anda dengan dokter menjadi kunci di balik semua itu.
Uji klinik merupakan suatu proses percobaan obat atau alat kesehatan terhadap relawan manusia. Tujuan dari uji klinik ini untuk memastikan keamanan terapi tersebut. Salah satu penelitian yang melakukan uji klinik adalah penyakit yang serius seperti kanker.