Punya pertanyaan seputar kanker ?

Bergabung dengan forum kami

MENU

Home > I am a Warrior >

Kanker Saat Masa Kehamilan

Kanker Saat Masa Kehamilan

I AM A WARRIOR

Munculnya kanker selama masa kehamilan merupakan hal yang jarang terjadi. Kanker yang muncul juga jarang akan mempengaruhi bayi dalam kandungan secara langsung. Kejadian seperti ini akan membuat Anda dan tim kesehatan Anda berada pada situasi yang rumit. Bayi dalam kandungan dan kondisi kesehatan Anda menjadi prioritas utama dalam penanganan kesehatan Anda. Oleh karena itu, Anda perlu konsultasikan kondisi seperti ini kepada dokter atau tim kesehatan yang sudah pernah menangani kasus yang sama atau serupa.

Jenis Kanker

Kehamilan tidak menyebabkan kanker maupun meningkatkan risiko kanker dibanding wanita yang tidak hamil. Kanker tetap dapat muncul dengan peluang yang sama pada kedua kondisi tersebut. Berikut beberapa jenis kanker yang sering muncul pada wanita dalam kondisi hamil: 

  • Kanker Serviks
  • Kanker Tiroid
  • Hodgkin Limfoma
  • Non-Hodgkin Limfoma
  • Melanoma
  • Kanker Ovarium
  • Kanker Darah
  • Kanker Kolorektal

 Selain jenis kanker di atas, kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling sering ditemui pada wanita hamil. Hal ini karena pada masa kehamilan, payudara cenderung mengalami perubahan bentuk dan tekstur yang memungkinkan untuk terjadi perubahan menjadi sel kanker dan hal ini sulit untuk dideteksi.

Diagnosa

Gejala yang dialami oleh wanita hamil seperti kembung, sakit kepala, perubahan payudara, lelah berkepanjangan, mual, muntah, atau pendarahan pada rektal juga merupakan gejala kanker. Kemiripan gejala membuat diagnosis akan kanker menjadi lebih lambat untuk disadari. Pemeriksaan yang dilakukan seperti pap smear atau USG membuat kanker tertutupi oleh kandungan yang ada. Oleh karena itu, bila wanita hamil ingin melakukan pemeriksaan terkait kanker dapat melakukan beberapa prosedur pemeriksaan seperti sinar X, CT scan, MRI, atau biopsi.

Terapi Kanker

Terapi yang akan dijalani berdasarkan pertimbangan dari tahap kehamilan; jenis, lokasi, ukuran, dan stadium kanker; keinginan dari warrior dan keluarganya. Terapi yang akan dijalani harus direncanakan dengan baik demi keselamatan sang ibu maupun calon bayi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Waktu krisis yang perlu diperhatikan adalah trimester pertama karena terapi kanker dapat membahayakan janin, sehingga terapi perlu untuk ditunda pada trimester berikutnya.
  • Ketika kanker ditemui pada masa akhir kehamilan, maka terapi dilakukan setelah bayi lahir.
  • Radioterapi tidak disarankan karena membahayakan bayi selama kandungan.
  • Terapi yang dapat dilakukan adalah bedah dan kemoterapi. Kemoterapi dapat dilakukan pada trimester kedua dan ketiga karena bayi sudah terlindungi oleh plasenta.

Menyusui

Bagi wanita yang sedang menerima kemoterapi disarankan untuk tidak menyusui anaknya dengan ASI karena obat yang dikonsumsi dapat tersalurkan melalui ASI ibu tersebut. Sel kanker sendiri tidak dapat disalurkan melalui air susu ibu (ASI). Selalu konsultasikan kepada dokter atau tim kesehatan Anda untuk memastikan kapan waktunya Anda dapat memberikan ASI kepada anak Anda.

 

Referensi:

http://www.cancer.net/navigating-cancer-care/dating-sex-and-reproduction/cancer-during-pregnancy
http://www.cancer.ca/en/cancer-information/diagnosis-and-treatment/cancer-during-pregnancy/?region=on
http://www.macmillan.org.uk/information-and-support/audience/cancer-and-pregnancy

ICCC HELPLINE

Bersama kita berjuang melawan kanker. Hubungi kami di +6281 117 117 98 atau info@iccc.id

KIRIM EMAIL